AUDISI
KERJA (BAG : 2)
Website sudah dibuka, ayahku yang membukanya
di kantor dan dari pengumuman di website tersebut namaku tertera di tabel dalam
website tersebut itu berarti aku lolos untuk mengikuti tahap berikutnya.
Seleksi selanjutnya ialah tes akademik. Tes ini bertujuan untuk mengetahui
kemampuan intelektual kita sebagai calon pegawai apakah intelektual kita bagus
atau kurang. Mendengar kabar itu, aku senang karena langkahku mejadi seorang
pegawai kantoran semakin dekat. Seperti di tulisanku sebelumnya, sebelum datang
ke tempat seleksi aku survey terlebih dahulu. Untuk seleksi kedua pun demikian,
aku survey terlebih dahulu namun tidak hanya bersama ayah melainkan sekeluarga.
Ternyata tempat untuk seleksi akademis itu bertempat di kampus PLN (PLN
University) sekaligus sebagai PUSDIKLAT (Pusat Pendidikan dan Pelatihan) PLN
yang bertempat di Jakarta Selatan.
Ari itu pun tiba. Aku bangun pagi-pagi sekali
karna takut kesiangan karna jarak rumahku yang cukup jauh menuju tempat tes.
Setelah shalat Subuh dan sarapan aku pun berangkat tak lupa aku pamit kepada
kedua orang tua dan memohon doa agar tes hari itu dilancarkan. Setelah
berpamitan aku berangkat. Padahal aku berangkat pagi-pagi sekali, tetapi hari
itu ari senin jalanan sangat macet apalagi tempat tes ku berada di wilayah
Jakarta, seperti kita ketaui bersama tidak ada jalanan di ibu kota yang tidak
macet. Jam sudah menunjukkan pukul 06:30 pagi, sedangkan seluruh peserta
seleksi dianjurkan untuk tiba di tempat pukul 07:00 tetapi aku masih terjebak
macet, aku gelisah, bingung dan marah karena takut tidak sampai tepat pada
waktunya. Akhirnya aku memutuskan untuk tidak melewati jalan raya dan masuk
melalui gang walaupun aku tidak tau kemana tembusan gang tersebut tetapi aku
coba-coba dan berdoa, pikirku daripada melewati jalan raya yang sangat padat
itu tidak akan bisa sampai di tempat tes pukul 7. Allah masih sayang kepadaku,
tembusan gang tersebut ternyata mengarah ke jalan raya yang sudah semakin dekat
dengan tempat tes, tak berselang lama aku sampai di tempat tes pukul 07:12
tetapi aku bersyukur ternyata acara belum dimulai, terlihat banyak peserta
seleksi yang sudah berdatangan menunggu di masjid. Setelah aku memarkirkan motor, aku berjalan
menuju masjid dan mencari teman-teman yang sudah aku kenal pada seleksi
sebelumnya dan mereka kebetulan juga lolos. Aku pun bertemu dengan salah satu
temanku, aku sapa dia dan bersalaman. Sambil menunggu tes dimulai, kami
mengobrol sejenak. Waktu menunjukkan pukul 08:00 seluruh peserta di panggil
untuk menuju ke gedung di seberang masjid. Sebelum tes dimulai, satu persatu
peserta di cek kelengkapan persyaratan mengikuti seleksi kemudian absen lalu
tanda tangan. Satu persatu peserta memasuki gedung dan duduk di tempat yang
telah disediakan.
Tes pun dimulai, soal-soalnya cukup banyak
waktu yang diberikan hanya 2 jam, aku pun berusaha mengerjakannya dengan cepat.
Tak terasa 2 jam berlalu, waktu sudah menujukkan hampir pukul 10:00. Tanda bel
pun sudah dibunyikan yang berarti tes telah usai. Selesai tes peserta
dikumpulkan di luar gedung dan di beritahu bahwa hasil tes hari itu akan
langsung diumumkan hari itu juga pukul 12:00 tidak seperti seleksi sebelumnya
yang pengumumannya diumumkan melalui website. Selama 2 jam kami menunggu bersama
hasil pengumuman tes tersebut di masjid. Pukul 12:00. Pengumuman sudah dipasang
di mading, seluruh peserta berebut melihat hasilnya, ingin tau apakah mereka
lolos atau tidak. Bagi yang lolos raut wajah bahagia terpancar dan aku bisa
melihatnya, akan tetapi bagi yang tidak lolos raut kekecewaanlah yang
terpancar. Aku tidak langsung berebut melihat seperti yang lain karena masih
sangat penuh dan berdesak-desakkan. Aku memutuskan untuk menunggu suasana agak
sepi. Setelah suasana mulai sepi, aku mulai mendekati papan mading yang sudah
terpampang jelas nama-nama peserta seleksi yang lolos. Aku mulai mencari
namaku, aku sempat kesulitan menemukan namaku dan tidak ketemu. Tetapi aku
mencoba untuk yang kedua kalinya agar lebih teliti, dan Alhamdulillah namaku tertera,
aku mengucap syukur kepada Allah S.W.T. dan teman-temanku juga lolos aku sangat
senang. Panitia memberitahukan bahwa bagi yang lolos, agar mengikuti tes
selanjutnya yaitu tes psikotest di tempat dan waktu yang sama. Setelah
mendengar pemberitahuan aku pulang bersama teman-teman.