TEMANKU
ORANG BATAK
Namanya Amri, itu nama panggilan. Nama
lengkapnya yaitu Chairul Amri Lubis. Ya...memang tidak seperti marga orang
batak yang sering kudengar. Awal perkenalanku saat minggu-minggu pertama
kegiatan kuliah dimulai. Pertama kali aku lihat ia berambut cepak dan
berkacamata, aku pun berambut cepak, teman-temanku yang lain pun berambut
cepak, ini karena saat MOS berlangsung kami diharuskan untuk memotong pendek
rambut kami.
Hari demi hari aku mulai mengenal dan
mengingat seluruh nama teman kelasku termasuk Amri. Semakin lama terlihat
ternyata Amri bukan seperti orang batak biasanya yang mudah marah dan berlogat
agak keras, ia justru memiliki kebalikan dari ciri-ciri tersebut. Ia ramah dan
juga humoris. Anak-anak kelaspun tak jarang bercanda dengannya sehingga satu
kelas ikut tertawa karena kelucuan-kelucuan yang ia buat. Dibalik sikap humorisnya
yang seperti anak kecil, ternyata ia memiliki usia yang lebih tua daripada
teman-teman yang lain, ia lahir di tahun yang sama denganku tahun 1995 walaupun
ada juga yang lebih tua dari kami bahkan ada yang lair di tahun 1992, ya...dia
tertua di kelas kami.
Karena tempat tinggalnya yang jauh, ia
mengekost di dekat-dekat kampus. Aku dan
teman-teman yang lain juga sering bermain di kost-kostannya itu. Itulah teman
baruku, Amri yang berasal dari suku batak namun ramah dan humoris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar